https://simlppm.untan.ac.id/vendor/terbaik-2024/https://lentera.uin-alauddin.ac.id/question/gratis-terlengkap/https://fateta.ilearn.unand.ac.id/terbaru/https://old-elearning.uad.ac.id/gampang-menang/https://tos.dephub.go.id/maxwin/https://siswa.dpuair.jatimprov.go.id/app/https://fk.ilearn.unand.ac.id/demo/http://ti.lab.gunadarma.ac.id/jobe/system/https://elearning.uika-bogor.ac.id/tanpa-potongan/https://silayar.ut.ac.id/demo/http://www.matano.desa.luwutimurkab.go.id/https://litmas.ar-raniry.ac.id/system/demo-gratis/https://elearning.umsu.ac.id/report/log/https://pusatbahasa.hamzanwadi.ac.id/https://besadu.belitung.go.id/css/https://silayar.ut.ac.id/course/terbaik-terpercaya/https://jdih-dprd.sumedangkab.go.id/system/
MILANGKALA UNPER YANG KE 9 HADIRKAN KEMBALI PAGELARAN WAYANG BODOR DAN KIRAB BUDAYA – Universitas Perjuangan Tasikmalaya

MILANGKALA UNPER YANG KE 9 HADIRKAN KEMBALI PAGELARAN WAYANG BODOR DAN KIRAB BUDAYA

Pada tanggal 17 Oktober 2023, kegiatan Milangkala Universitas Perjuangan Tasikmalaya yang ke-9 berlangsung meriah di kampus UNPER. Acara ini merupakan momentum spesial yang ditunggu-tunggu, menggabungkan tradisi, budaya, dan ilmiah dalam satu perayaan yang mengesankan.

Acara dimulai dengan serangkaian Orasi Ilmiah yang menghadirkan enam Dosen yang baru mendapatkan gelar Doktor. Mereka memberikan wawasan mendalam dalam bidang ilmu masing-masing, menginspirasi mahasiswa dan peserta lainnya. Orasi Ilmiah tidak hanya menjadi pembuka yang megah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk merenung dan memperkaya pengetahuan mereka.

Setelah itu, suasana meriah dipertahankan dengan Kirab Budaya yang memukau. Rektor Anggota Pembina YUS, Pengurus YUS, Mahasiswa, dosen, dan staf UNPER mengenakan busana adat sunda, menciptakan karnaval warna-warni yang memperlihatkan keberagaam budaya sunda. Kirab Budaya ini bukan hanya sekadar pawai, tetapi juga menjadi simbol keberagaman yang ada di lingkungan kampus.

Kemudian, pagelaran Wayang Bodor menjadi hiburan yang tak terlupakan. Pertunjukan seni tradisional ini tidak hanya menghibur tetapi juga menyampaikan pesan moral dengan sentuhan humor khas. Wayang Bodor berhasil menyatukan generasi muda dengan tradisi klasik, menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa.

Highlight acara Milangkala UNPER yang ke-9 adalah Resepsi Potong Tumpeng dengan tema “Atikan Tinu Kamari Jadi Tradisi bihari, Sangkan Motekar dina Kiwari”. Tumpeng sebagai hidangan tradisional Indonesia menjadi simbol keberhasilan dan kebersamaan. Potongan tumpeng oleh pimpinan universitas dan diberikan kepada perwakilan pembinana Yayasan Universita Siliwangi yang menjadi momen yang sangat berkesan, menyatukan semua peserta dengan rasa kebanggaan terhadap prestasi universitas.

Sebagai tambahan, acara ini juga diwarnai pemberian pengharagaan kepada Dosen dan tendik berprestasi serta mahasiswa mahasiswa, pemberian penghargaan ini diberikan kepada mereka yang telah berkontribusi dalam pengembangan universitas. Semua kegiatan ini menciptakan atmosfer kebersamaan, semangat untuk berkembang, dan kebanggaan menjadi bagian dari Universitas Perjuangan Tasikmalaya yang terus berinovasi.

Melalui kegiatan Milangkala yang ke-9 ini, UNPER tidak hanya merayakan pencapaian akademis tetapi juga memperkuat ikatan antara civitas akademika. Acara ini menjadi momentum penting untuk menjaga dan merayakan identitas universitas, menciptakan kenangan yang akan terus dikenang oleh semua yang hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

https://fkip.uki.ac.id/css/spulsa/ https://feb.uki.ac.id/img/spulsa/ https://sipepeling.madiunkab.go.id/zeus/ https://silayar.ut.ac.id/report/spulsa/ https://jurnal.akjp2.ac.id/tools/ https://dinsosapp.madiunkota.go.id/svg/codexploit_configs/gacor/ http://siakad.staiattaqwa.ac.id/assets/hoki-win/ https://aceh.lan.go.id/wp-content/themes/img/ https://elearning.uinsatu.ac.id/h5p/sgacor/